Najmul Akhyar Terpilih Aklamasi Pimpin NWDI NTB

redaksi
3 Min Read
Usai Pemilhan Ketua NWDI, TGB M Zainul Majdi, Ketua NWI NTB terplih H Najmul Akhyar dan pengurus lainnya foto bersama.

TANJUNG, Mandalikanesia.com — Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Nusa Tenggara Barat periode lima tahun ke depan.

Najmul terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II NWDI NTB yang digelar di Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (6/9/2026). Seluruh peserta musyawarah yang merupakan perwakilan pengurus daerah NWDI se-NTB memberikan amanah kepada Najmul untuk memimpin organisasi tersebut di tingkat provinsi.

Muswil II NWDI NTB dibuka Ketua Umum Pengurus Besar NWDI Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi. Forum tersebut diikuti para utusan pengurus daerah NWDI dari berbagai wilayah di NTB.

Menanggapi kepercayaan tersebut, Najmul menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Muswil. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Terima kasih atas kepercayaannya,” ujar Najmul.

Menurut Najmul, salah satu agenda penting kepengurusan ke depan adalah memperkuat tata kelola organisasi melalui kolaborasi lintas sektor. NWDI NTB, kata dia, perlu membangun kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan keagamaan lainnya.

“Penting untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah dan ormas-ormas keagamaan lain,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas kontribusi NWDI bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya NTB yang makmur dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan yang sama, TGB HM Zainul Majdi mengatakan NWDI NTB memiliki posisi strategis dalam perjalanan organisasi. Selain menjadi salah satu wilayah penting dalam struktur NWDI, NTB merupakan tempat kelahiran organisasi tersebut.

Menurut TGB, dari sekitar 20 wilayah NWDI yang aktif di berbagai daerah di Indonesia, NWDI NTB memiliki peran yang sangat vital karena menjadi pusat awal perjuangan organisasi.

Muswil II NWDI NTB dihadiri puluhan perwakilan dari berbagai daerah di NTB. Selain itu, terdapat hampir 50 peserta dari Sulawesi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

TGB berharap kepengurusan NWDI NTB dapat menjadi teladan dalam menjalankan organisasi sekaligus meneruskan visi dan misi perjuangan Maulana Syaikh.

Ia juga mengingatkan agar energi organisasi tidak habis untuk persoalan prosedural ataupun perdebatan mengenai kepemimpinan yang berkepanjangan.

Sebaliknya, setelah musyawarah selesai, perhatian pengurus harus diarahkan pada pelaksanaan program kerja yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

TGB mendorong jajaran pengurus NWDI untuk menyusun program yang rasional, terukur, serta disesuaikan dengan kapasitas organisasi.

“Prinsip ini merujuk pada pedoman Al-Qur’an bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya,” kata TGB.

TGB menegaskan bahwa NWDI sejak awal merupakan wadah perjuangan yang berbasis pendidikan atau at-tarbiyah. Karena itu, esensi perjuangan organisasi harus tetap diarahkan pada pembangunan manusia.

Pendidikan yang dikembangkan NWDI, kata dia, tidak hanya bertujuan membentuk individu yang baik secara pribadi, tetapi juga melahirkan manusia yang mampu memberikan manfaat dan membawa perbaikan bagi lingkungan serta masyarakat.

Dengan terpilihnya Najmul Akhyar, kepengurusan NWDI NTB diharapkan mampu menerjemahkan amanah Muswil II ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (mn2)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *