YOGYAKARTA, Mandalikanesia.com – Semangat menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai terasa di berbagai daerah. Di Yogyakarta, atmosfer balap motor kelas dunia itu dihadirkan melalui kegiatan Watch Party AustrianGP 2026 yang digelar PT Pertamina (Persero) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di JNM Bloc, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, sekaligus upaya mendekatkan pengalaman MotoGP kepada masyarakat dan komunitas motorsport di Yogyakarta.
Tak hanya menyaksikan balapan secara bersama-sama, para penggemar MotoGP juga mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari talk show, diskusi, hingga konvoi komunitas. Rangkaian acara ditutup dengan watch party untuk menyaksikan balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP AustrianGP 2026.
Kegiatan diawali dengan sesi talk show yang menghadirkan Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron, Komisaris Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, KPH Wironegoro, serta Sadiq Apriadi sebagai perwakilan Organizing Committee dan ITDC.
Muhammad Baron mengatakan, dukungan Pertamina terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung olahraga dan talenta nasional sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia melalui ajang olahraga berkelas dunia.
“MotoGP Mandalika merupakan ajang yang tidak hanya menghadirkan kompetisi motorsport kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Indonesia, termasuk pariwisata, budaya, dan talenta nasional,” ujar Baron.
Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan dapat terus membangun semangat masyarakat untuk mengikuti perkembangan motorsport sekaligus memberikan dukungan kepada pembalap Indonesia yang berlaga di panggung internasional.
Baron menambahkan, kegiatan watch party yang digelar di berbagai daerah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati atmosfer MotoGP lebih dekat. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun antusiasme menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Kolaborasi antara penyelenggara, sponsor, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi ajang olahraga internasional tersebut,” katanya.
Antusiasme terhadap motorsport juga terlihat dari keterlibatan komunitas dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sekitar 180 peserta dari komunitas motorsport Yogyakarta mengikuti konvoi yang menjadi salah satu agenda utama.
Rombongan berangkat dari JNM Bloc menuju Tugu Jogja. Dari sana, peserta melanjutkan perjalanan menyusuri Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, kemudian menuju Alun-Alun Selatan sebelum kembali ke JNM Bloc.
Konvoi tersebut menjadi sarana untuk membawa semangat Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 lebih dekat kepada masyarakat sekaligus mempertemukan komunitas otomotif dengan para penggemar MotoGP.
Komisaris Utama MGPA RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo mengatakan, watch party menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan penggemar dan komunitas sekaligus memperkuat ekosistem motorsport di Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan atmosfer MotoGP yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membangun antusiasme menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit,” ujar Marrel.
Ia juga menyoroti Yogyakarta sebagai salah satu daerah yang memiliki komunitas dan kecintaan kuat terhadap motorsport.
Menurut Marrel, sejumlah talenta asal Yogyakarta telah mampu tampil di panggung internasional, di antaranya Doni Tata dan Veda Ega Pratama.
“Yogyakarta memiliki kecintaan yang kuat terhadap motorsport. Dari Doni Tata hingga Veda Ega Pratama, kita melihat adanya talenta dari Yogyakarta yang mampu tampil di panggung internasional,” katanya.
Semangat mendukung pembalap nasional juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Saat ini, Mario Suryo Aji tampil di kelas Moto2, sedangkan Veda Ega Pratama berlaga di kelas Moto3.
Kehadiran keduanya di kejuaraan dunia menjadi salah satu bagian dari perkembangan talenta Indonesia di ajang motorsport internasional. Dukungan masyarakat dan komunitas di berbagai daerah dinilai penting untuk menjaga antusiasme terhadap perkembangan olahraga otomotif sekaligus mendorong generasi muda mengenal dan mengembangkan minat di bidang motorsport.
Di sisi lain, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga diarahkan untuk memperkuat The Mandalika sebagai destinasi sport tourism. Ajang tersebut mempertemukan olahraga, pariwisata, budaya, dan pengalaman wisata bagi pengunjung dari dalam maupun luar negeri.
Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026. Menjelang pelaksanaan, persiapan terus dilakukan oleh ITDC bersama MGPA, InJourney, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Sadiq Apriadi mengatakan, koordinasi dan pengecekan langsung di lapangan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan. Persiapan tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari sirkuit dan race operation, transportasi dan konektivitas, keamanan, kesehatan, serta akomodasi dan pariwisata hingga keterlibatan masyarakat.
Dengan persiapan tersebut, rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan dapat terus membangun antusiasme masyarakat sebelum gelaran utama berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada Oktober mendatang. (mn3)



