MATARAM, mandalikanesia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan kesiapan penyelenggaraan ajang lari ultra trail internasional Rinjani 100 yang akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026. Event bergengsi ini kembali menjadi sorotan dengan kehadiran ribuan pelari dari berbagai negara yang siap menaklukkan jalur ekstrem Gunung Rinjani.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menyatakan bahwa Rinjani 100 merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun citra destinasi wisata melalui event internasional.
“Rinjani 100 bukan hanya lomba lari, tetapi juga sarana promosi pariwisata NTB ke dunia internasional. Dampak ekonominya sangat besar, terutama bagi sektor homestay, transportasi, kuliner, dan ekonomi kreatif,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Tahun ini, sebanyak 2.275 peserta dari 38 negara dipastikan ambil bagian, terdiri dari 1.375 pelari domestik dan 900 pelari mancanegara. Angka tersebut menegaskan posisi Rinjani 100 sebagai salah satu event trail running unggulan Indonesia yang semakin diminati di kancah global.
Kehadiran ratusan pelari internasional diproyeksikan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, khususnya di kawasan Sembalun dan Lombok Timur. Pelaku UMKM, transportasi lokal, hingga usaha kuliner dipastikan ikut merasakan manfaat dari perputaran ekonomi selama event berlangsung.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik penyelenggaraan Rinjani 100 dan menilai event ini memiliki nilai strategis dalam promosi daerah.
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan Rinjani 100. Harapannya, event ini terus berkembang menjadi agenda berkualitas yang mampu menarik wisatawan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong kawasan Sembalun untuk terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan sport tourism dengan kalender event berkelanjutan setiap tahun.
Sementara itu, Founder FoneSport, Hendra Wijaya, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan terus dilakukan guna memastikan kelancaran acara.
“Melalui sinergi semua pihak, Rinjani 100 diharapkan tidak hanya sukses sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi pintu lahirnya lebih banyak event kelas dunia di kawasan Sembalun dan Gunung Rinjani,” ujarnya. (mn3)



