Bulog NTB Salurkan 1,67 Juta Liter “Minyak Kita”, Jaga Stabilitas Harga di Pasar

lukman.bnb@gmail.com
2 Min Read
Bulog NTB pada periode Januari hingga April 2026 sudah menyalurkan 1,6 juta liter minyak kita kepad a masyarakat di NTB.

MATARAM – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat realisasi distribusi program minyak goreng rakyat “Minyak Kita” telah mencapai 1.674.108 liter hingga 15 April 2026. Penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari pasar tradisional, ritel modern, hingga jaringan pedagang pengecer.

Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.

“Distribusi terus kami optimalkan agar merata di seluruh wilayah NTB, baik melalui pasar SP2KP maupun jalur distribusi lainnya,” ujarnya di Mataram, Kamis (16/4).

Berdasarkan data Bulog NTB, distribusi terbesar terserap melalui skema pasar SP2KP dan non-SP2KP dengan total 877.116 liter. Rinciannya, sebanyak 582.912 liter disalurkan melalui pasar SP2KP, sementara 294.204 liter melalui pasar non-SP2KP.

Dari sisi wilayah, penyaluran terbesar tercatat di tingkat kantor wilayah NTB sebesar 657.588 liter. Sementara itu, Kantor Cabang Lombok Timur mencatat distribusi 103.512 liter, disusul Sumbawa sebesar 67.428 liter, dan Bima sebanyak 48.588 liter. Seluruh pasar SP2KP yang terdata, yakni 11 pasar dengan 33 pedagang, dilaporkan telah terlayani sepenuhnya.
Adapun berdasarkan saluran distribusi, penyaluran melalui Rumah Pangan Kita (RPK) menjadi yang paling dominan dengan realisasi mencapai 712.309 liter. Disusul pasar SP2KP sebesar 877.116 liter, ritel modern 17.124 liter, serta toko pengecer di luar pasar sebesar 67.559 liter.

Mara menegaskan, hingga pertengahan April tidak terdapat pasar SP2KP yang belum terlayani. Hal ini menunjukkan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah.

Bulog NTB juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan kelancaran distribusi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan, terutama menjelang periode peningkatan kebutuhan masyarakat.

“Kami memastikan tidak ada kekosongan pasokan di pasar. Semua titik distribusi SP2KP sudah terpenuhi, dan ke depan kami akan terus memperluas jangkauan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan Minyak Kita dengan harga terjangkau,” katanya. (mn-i)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *