GERUNG, mandalikanesia.com — Bencana angin puting beliung melanda Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 15.15 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu unit rumah dilaporkan rusak berat.
Angin kencang datang secara tiba-tiba dan melintasi permukiman di Dusun Kekeri Timur dan Dusun Kekeri Barat. Meski berlangsung singkat, kekuatannya cukup besar hingga merusak atap serta bagian struktur bangunan rumah warga.
Berdasarkan laporan BPBD Lombok Barat kepada BPBD NTB, di Dusun Kekeri Timur tercatat 8 rumah terdampak yang dihuni 8 kepala keluarga atau 24 jiwa. Dari jumlah tersebut, satu rumah mengalami kerusakan berat, sementara tujuh lainnya rusak ringan. Satu keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi tempat tinggal yang tidak lagi layak huni.
Sementara itu, di Dusun Kekeri Barat terdapat 4 rumah terdampak dengan kategori kerusakan ringan, dihuni oleh 4 kepala keluarga atau 16 jiwa.
Selain kerusakan bangunan, warga juga mengalami kerugian material akibat rusaknya perabot rumah tangga. Puing-puing bangunan terlihat berserakan di sekitar lokasi, sementara sebagian warga dilaporkan mengalami kepanikan dan trauma ringan pascakejadian.
Saat ini, kondisi di lokasi mulai berangsur kondusif. Warga bersama aparat setempat masih melakukan pembersihan sisa material kerusakan.
Kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan tidur, makanan siap saji, serta bantuan untuk perbaikan rumah.
Pemerintah mengimbau masyarakat di Nusa Tenggara Barat untuk tetap waspada. Wilayah ini masih berada pada periode musim hujan dan tengah memasuki masa peralihan ke musim kemarau, yang berpotensi memicu cuaca ekstrem seperti angin kencang, hujan lebat, banjir, hingga tanah longsor secara tiba-tiba. (mn4)



