MATARAM, mandalikanes.com — Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan edukasi langsung kepada siswa SMK PP Negeri Mataram terkait pentingnya cadangan pangan nasional dan peran negara dalam menjaga kedaulatan pangan.
Kegiatan ini berlangsung dalam kunjungan edukatif ke Gudang Bulog Dasan Cermen, Kota Mataram, Senin (20/4/2026). Rombongan siswa dan guru disambut Wakil Pimpinan Bulog Kanwil NTB, Rizal P Sukmadijaya, bersama jajaran manajemen.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai tata kelola pangan nasional, mulai dari proses pengadaan gabah dan beras dari petani, sistem penyimpanan di gudang, hingga mekanisme distribusi kepada masyarakat.
Rizal mengungkapkan bahwa kondisi cadangan beras pemerintah saat ini berada pada level yang sangat kuat. Secara nasional, stok beras yang dikelola Bulog telah melampaui 4 juta ton angka tertinggi sepanjang sejarah.
“Stok yang tersimpan saat ini merupakan yang terbesar sejak Bulog berdiri,” ujarnya.
Besarnya cadangan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk tekanan geopolitik dan gangguan rantai pasok pangan dunia.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada teknik pergudangan modern dan standar penyimpanan beras guna menjaga kualitas selama masa simpan. Pengelolaan gudang, menurut Rizal, merupakan aspek krusial dalam menjaga mutu cadangan pangan pemerintah.
Antusiasme siswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdialog, menanyakan berbagai hal mulai dari distribusi beras hingga peluang kemitraan petani dengan Bulog.
Dalam sesi motivasi, Rizal mendorong para siswa untuk optimistis menatap masa depan di sektor pertanian dan pangan. Ia menegaskan bahwa lulusan sekolah berbasis pertanian memiliki peluang luas, baik di instansi pemerintah, sektor swasta, maupun BUMN seperti Bulog.
“Peluang berkarier terbuka lebar, termasuk menjadi mitra Bulog atau wirausahawan di sektor pangan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pilar dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Edukasi ini, lanjutnya, merupakan bagian dari arahan Direktur Utama Bulog, Rizal Ramadhani, untuk mendekatkan pemahaman generasi muda terhadap fungsi strategis Bulog.
Menurutnya, sektor pangan kini menjadi fondasi utama pembangunan nasional yang terus diperkuat pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
“Kami ingin generasi muda memahami bahwa pangan adalah simbol kedaulatan bangsa. Mereka harus menjadi generasi yang optimistis dan siap mengambil peran di masa depan,” tandasnya. (mn2)



