NTB Perkuat Kawasan Transmigrasi Lewat Pelatihan Vokasi dan Program Desa Berdaya

redaksi
2 Min Read
Kepala Disnakertrans NTB Aidy Furqan meninjau kawasan transmigrasi di Sumbawa.

SUMBAWA, mandalikanesia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan wilayah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB, Aidy Furqan, menegaskan bahwa pengembangan kawasan transmigrasi tidak hanya berfokus pada aspek permukiman, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi dan perluasan akses kerja.

Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja sekaligus penandatanganan serah terima hibah aset pembangunan fasilitas toilet dan rehabilitasi sekolah di Kawasan Transmigrasi Desa Tongo, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (11/5/2026).

“Pengembangan kawasan transmigrasi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu dibutuhkan inovasi, konektivitas program, dan kolaborasi agar seluruh potensi ini berjalan optimal,” ujar Aidy.

Ia menjelaskan, saat ini Disnakertrans NTB tidak hanya berfokus pada urusan ketenagakerjaan dalam negeri, tetapi juga mencakup perlindungan pekerja migran serta pengembangan kawasan transmigrasi secara terpadu.

Melalui Program Desa Berdaya berbasis Nakertrans, pemerintah mendorong intervensi pada desa prioritas, termasuk desa dengan kondisi kemiskinan ekstrem dan kawasan transmigrasi. Program ini juga membuka akses kerja melalui skema zero cost placement bagi masyarakat produktif.

Selain itu, Disnakertrans NTB menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan daerah melalui Mobile Training Unit (MTU). Pelatihan tersebut mencakup berbagai keterampilan seperti multimedia, desain grafis, hingga sektor pariwisata dan industri kreatif.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ekonomi desa,” pungkasnya. (mn3)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *