MATARAM, mandalikanesia.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan ketersediaan beras dalam kondisi aman setelah melakukan pemantauan langsung di gudang penyimpanan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, bersama jajaran melakukan pengecekan di Perum Bulog Gudang Dasan Cermen, Mataram, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Divre NTB sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan kecukupan stok bagi masyarakat.
Dari hasil pemantauan, stok beras yang tersedia saat ini mencapai 130 ribu ton atau sekitar 52 persen dari target 240 ribu ton. Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional dan mencerminkan kuatnya kontribusi NTB dalam mendukung cadangan pangan nasional.
Menurut Lalu Mirza Amir Hamzah, ketersediaan stok beras di gudang Bulog merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Dengan cadangan yang memadai, pemerintah memiliki ruang intervensi untuk mengantisipasi potensi gejolak harga maupun lonjakan permintaan.
“Stok yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan proyeksi, ketersediaan beras di gudang Bulog NTB dinilai mampu mencukupi kebutuhan hingga 24 bulan ke depan. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Ke depan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB akan terus memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog, pemerintah kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan lainnya guna menjaga produksi pertanian, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga pangan di daerah. (mn3)



